Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021

H1 Ramadhan: Hikmah Puasa

Firman Allah swt. dalam Al-Qur'an:"Hai orang-orang beriman diwajibkan atas kalian semua berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian semua, supaya kalian semua menjadi orang yang bertaqwa" (Albaqarah:183) Ayat tersebut menunjukkan bahwa puasa merupakan syariat umum, yaitu untuk umat Nabi Muhammad dan umat sebelumnya. Semua nabi memiliki syariat puasa karenanya puasa menjadi syariat pokok manusia pada setiap masa, dengan puasa juga seseorang akan mendapat derajat tertinggi. Sebagaimana telah Allah jelaskan hikmah puasa pada ayat tersebut yaitu "supaya kalian semua menjadi orang yang bertaqwa". Dengan puasa seseorang akan mencapai derajat taqwa. Dijelaskan bahwa derajat taqwa itu meliputi juga perlindungan yang kokoh, baik perlindungan jasmani dari penyakit, perlindungan anggota badan dari syahwat, perlindungan akal dari berpikir yang tidak jelas arahnya, dan juga perlindungan hati dari godaan syaitan ataupun dari sifat agyar (berk...

Megengan

Apa ya kira-kira arti dari kata "megengan"?  Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia ternyata kata megengan tidak ditemukan. Kemungkinan karena kata megengan berasal dari bahasa jawa "megeng" yang artinya menahan  (sumber:Wikipedia).  Tradisi ini biasanya muncul ketika minggu-minggu terakhir bulan Sya'ban atau bulan Ruwah menjelang Ramadhan tiba.  Tempat-tempat umum menjadi destinasi utama seperti di pasar-pasar, rumah makan, mall, dan tempat rekreasi. Kebanyakan tempat-tempat kuliner yang dituju oleh para megengan mania. Mereka  ada yang bersama keluarga, teman kantor, kolega atau bahkan sendirian hanya untuk sekedar makan bersama terutama dua hari atau sehari menjelang bulan puasa.  Ada kenikmatan tersendiri bagi orang Islam ketika menyambut bulan mulia ini datang. Juga kenikmatan terasa ketika waktu berbuka puasa datang, baru ta'jil saja terasa sudah kenyang. Puncak kenikmatannya lagi jika telah datang hari Raya Idul Fitri. Mereka mereka bahagia bersama ke...

Kaget Disuruh Jadi Saksi

Dalam perjalanan pulang dari rumah makan sambel jawa Kedungwuni kuranglebih pukul 16.30an saya mampir di masjid Karanganyar untuk menunaikan Sholat Asar. Ketika memasuki area masjid terlihat lengang hanya di teras terlihat ada tiga ABG yang sedang mainan handphone. Perasaan saya memang agak aneh. Sesekali saya lihat mereka kelihatan panik dan mereka juga memperhatikan saya. Saya tidak curiga kalau itu komplotan pelaku kejahatan. Hanya saja saya mengamankan tas dan jaket untuk saya bawa masuk masjid. Saya tak menghiraukan langsung saja menuju ke toilet dan mengambil air wudhu. Saya ikut makmum dengan seseorang tang tak dikenal kebetulan di masjid ada satu orang yang sedang sholat. Setelah selesai sholat saya santai sebentar di teras masjid sambil membuka hp. Tiba-tiba saya terkejut ada seseorang memanggil saya "tolong mas ke sini" kata orang tersebut sambil mencekal punggung seorang anak remaja. Saya langsung mendekati ke sana dan menanyakan "ada apa ini pak?" tanya ...

Ngopi di Depan Gedung PGRI (Story 3)

Kolaborasi pagi bersama istri tercinta merupakan agenda rutin sehabis jamaah Sholat Shubuh. Kali ini diawali membuka laptop. Membantu istri registrasi webinar Workshop Tatalaksana Vaksinasi yang akan dilaksanakan Sabtu besok pagi. Saya teringat ada undangan rapat PSLCC PGRI hari ini pukul 8.30 di gedung PGRI Kajen. Hari ini padahal juga mengawas pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) kelas VI pukul 07.30. Dengan cekatan mandi, sholat dhuha, berkemas-kemas berpamitan dengan anak-anak dan berangkat.  Agenda pertama mengawas PAT kelas VI. Peserta didik kelas VI berjumlah 15 anak. Sehingga kelas dibagi menjadi 3 kelompok kecil di rumah siswa dan di gedung TPQ. Jam 7.30 siswa sudah menunggu. Setelah semua anak-anak masuk perkelompok dan berdoa, saya membagikan soal Matematika. Berlangsung selama 30 menit, saya harus berangkat ke Kajen. Kelas saya titipkan kepada bapak kepala sekolah.  Alhamdulillah tiba di gedung PGRI tidak terlambat. Setelah memarkir motor, mau menuju ke dalam ge...