Kaget Disuruh Jadi Saksi

Dalam perjalanan pulang dari rumah makan sambel jawa Kedungwuni kuranglebih pukul 16.30an saya mampir di masjid Karanganyar untuk menunaikan Sholat Asar. Ketika memasuki area masjid terlihat lengang hanya di teras terlihat ada tiga ABG yang sedang mainan handphone. Perasaan saya memang agak aneh. Sesekali saya lihat mereka kelihatan panik dan mereka juga memperhatikan saya. Saya tidak curiga kalau itu komplotan pelaku kejahatan. Hanya saja saya mengamankan tas dan jaket untuk saya bawa masuk masjid. Saya tak menghiraukan langsung saja menuju ke toilet dan mengambil air wudhu. Saya ikut makmum dengan seseorang tang tak dikenal kebetulan di masjid ada satu orang yang sedang sholat.

Setelah selesai sholat saya santai sebentar di teras masjid sambil membuka hp. Tiba-tiba saya terkejut ada seseorang memanggil saya "tolong mas ke sini" kata orang tersebut sambil mencekal punggung seorang anak remaja. Saya langsung mendekati ke sana dan menanyakan "ada apa ini pak?" tanya saya. "Ini menyimpan bahan peledak di masjid tadi anak ini sedang menunggu pembeli, saya dari polres" jawab polisi tersebut yang berpakaian seperti rakyat biasa. Setelah saya melihat isi di dalam kardus indomie tersebut, dalam hati saya ini kaya obat mercon apa ya, tapi ga tau bom atau apa. Yang jelas saya apresiasi kepada polisi yang sudah berhasil menangkap pelaku kejahatan. Polisi meminta saya untuk menjadi saksi dan menanyakan nama, pekerjaan, alamat dan nomor hp saya. Dengan senang hati saya membantu bapak polisi dalam menumpas kejahatan.

Setelah dirasa cukup lalu dua orang polisi itu membawa ABG tersebut dengan sepeda motor berikut barang bukti. Saya lupa tidak tanya banyak kepada bapak polisi tentang pelaku orang dari mana terus saya sebagai saksi akan dipanggil ke polres atau tidak. Waktu itu masjid juga tidak ada satu orang pun di sana. Bergegas saya mengambil motor untuk melanjutkan pulang ke rumah. Dalam hati saya, saya khawatir juga jangan-jangan temannya masih di sekitar lokasi bisa jadi menghadang saya untuk bersaksi palsu. Hahaha....
Bravo Polres Kajen semoga kabupaten Pekalongan aman dan pelaku-pelaku kejahatan segera tertangkap.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kultum Hari ke-3 Ramadhan 1447 H: Kajian Hadits ke-223 Bulughul Marom

Perbedaan Huruf Athaf Fa dan Tsumma

Kultum Hari ke-2 Ramadhan 1447 H: Kajian Hadits ke-222 Bulughul Marom