Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kanzussholawat Pekalongan

Ahad Wage, 30 Oktober 2022 atau Robiutsani 1444 H merupakan acara yang dinanti-nanti oleh sebagian besar masyarakat muslim Pekalongan dan sekitarnya. Terutama jamaah Maulana Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Bin Yahya Pekalongan yang telah tersebar di seluruh Indonesia. Karena acara tersebut merupakan acara puncak Maulid Akbar yang diselenggarakan setiap tahun pada hari Ahad pertama di bulan Robiustani. 

Adapun rangkaian acara maulid akbar diawali dengan pra acara selama kuranglebih satu bulan sebelum acara puncak diselenggarakan. Pada tahun ini sesuai jadwal yang tertera yaitu dimulai pada hari Senin, 3 Oktober 2022 hingga hari ini acara puncak pada hari Ahad, 31 Oktober 2022.
Pada pra acara kegiatannya meliputi: Ziarah Makam Habib Thoha Ciledug dan Peringatan Mulid Nabi SAW, Khataman Alquran, Santunan Anak Yatim dan Dhuafa, Bazar UMKM, nikah masal, kirab merah putih, pembacaan maulid albarzanji, rotibul kubro, pembacaan manaqib, khataman kitab bukhori, dalail khoirot hingga pentas seni gambus.

Pada acara puncak dimulai pada pukul 07.00 dengan membaca kitab sholawat dalailul khoirot. Setelah shubuh jamaah sudah berdatangan dari berbagai daerah. Bahkan banyak jamaah dari luar jawa tengah yang menginap sehari sebelum acara puncak. Sepanjang jalan raya bus, mobil, dan motor terlihat berjajar sepanjang jslan RA Kartini, Hayam Wuruk, Wahid Hasyim telah penuh karena area parkir dalam telah dipenuhi jamaah.

Maulid Akbar bukan hanya habaib, ulama, rakyat yang hadir tetapi juga turut hadir para pejabat provinsi dan pusat. Semua berkumpul menjadi satu majelis dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadi ajang silaturrohim. 

Dalam rangka menyambut tamu-tamu, Abah panggilan akrab Habib Muhammad Luthfi Pekalongan menghidangkan nasi kebuli dan menyembelih 980 ekor kambing. Jadi sudah barang tentu melibatkan panitia yang super ekstra yang terdiri dari tim-tim, ada tim konsumsi dll yang sudah teruji setiap tahunnya menyukseskan acara perhelatan akbar ini. Semua tamu dapat menikmati nasi kebuli tersebut dengan cara berkelompok satu tampah untuk 4-5 orang jamaah. 

Dalam sambutannya banyak pesan positif di antaranya Peringatan Maulid Nabi SAW diadakan dengan tujuan untuk dapat meneladani akhlaq Rosululloh SAW dalam kehidupan sehari-hari. 

Demikian sekelumit informasi tentang peringatan maulid nabi di Kanzussholawat asuhan Abah Maulana Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan Jawa Tengah yang rutin diadakan setahun sekali.

Terima kasih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kultum Hari ke-3 Ramadhan 1447 H: Kajian Hadits ke-223 Bulughul Marom

Perbedaan Huruf Athaf Fa dan Tsumma

Kultum Hari ke-2 Ramadhan 1447 H: Kajian Hadits ke-222 Bulughul Marom