Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Nderes Kitab: "Syahadat"

  “SYAHADAT”   Kewajiban seorang muslim yang pertama kali adalah belajar mengetahui, memahami, dan menerapkan tentang sebuah   keyakinan (i’tikod) serta meneguhkan keyakinan tersebut di dalam hatinya. keyakinan tersebut tidak lain adalah makna syahadatain (dua kalimat syahadat). Adapun makna syahadat yang pertama, “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah” maksud dari kalimat aku bersaksi adalah aku meyakini dan bertekad bulat dalam hatiku serta akan menjelaskan kepada orang lain bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali kepada Allah. Allah disembah karena sesungguhnya Allah Yang Maha kaya, Yang Maha dibutuhkan oleh mahkluk, Yang Maha sempurna, Yang Maha suci dari segala kekurangan dan Yang Maha suci dari sesuatu yang bisa dibayangkan dalam hati dan pikiran. Allah tidak beristri, tidak beranak, tidak ada satupun makhluk yang menyamai-Nya di dalam dzat, sifat, dan pekerjaan-Nya. Sedangkan, makna syahadat yang kedua, “Dan aku bersaksi bahwa sesunggu...

Nderes Kitab: Istirja

    “ISTIRJA”   “Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” (Q.S. Al Baqoroh Ayat 155)   “(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata ”Innalillahi wainna ilaihi roji’un” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).” (Q.S. Al Baqoroh Ayat 156)   “Mereka itulah yang memeroleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Q.S. Al Baqoroh Ayat 157)   ”Innalillahi wainna ilaihi roji’un” kalimat ini dinamakan kalimat istirja’ (pernyataan kembali kepada Allah). Disunahkan menyebutnya pada waktu ditimpa musibah, baik besar maupun kecil. (Al Jamil Al Qur’an Tajwid Warna Terjemah Perkata Terjemah Bahasa Inggris, 2012:24) Syaikh Jalaludin (dalam Tafsir Al Jalalain Juz I) menafsirkan Surat Al Baqarah ayat 155-157 sebagai berikut. Ketaku...