Door to Door
Sebut saja Ustadz X. Beliau berpenampilan selalu nyetil. Baju dimasukkan tampak ikat pinggagnya, layaknya pegawai kantoran atau perusahaan bonafit. Ustadz X biasa nongkrong di kedai makan untuk sekedar makan pagi. Saya sering ketemu beliau di kedai tersebut. Beliau ternyata alumnus Pondok Pesantren Pabelan Solo. Ustadz yang berasal dari purwokerto itu merantau ke Sabah bersama istrinya yang berpenampilan tidak kalah dengan anak-anak muda. Walaupun usianya sudah menginjak kepala 5 beliu berdua tetap seperti anak muda. Istrinya suka memakai topi koboy.
Ah, saya penasaran dengan ustadz X itu. Kepolah kalau bisa dibilang anak zaman now. Pada suatu hari saya ketemu di kedai, lalu saya tanya "Bapak di sini bekerja di mana?". Beliau langsung menjawab "saya ngajar ngaji, bah". "Bah" biasanya diucapkan sesama orang yang saling kenal. Kalau di Indonesia mungkin setara dengan "Bro". Atas jawaban pak Ustadx tadi saya kejar, lalu saya bertanya lagi "ngajar ngaji di mana, pak". Maklum saya panggil beliau pak, karena harus hormat pada orang yang lebih tua. "ya, di mana-mana yang sudah menjadi langganan kami". Wah, langganan lagi kaya koran.
Akhirnya, bapak Ustadz tersebut bercerita kalau beliau berdua mendapat visa dari kementrian agama. Beliau mengajar ngaji "door to door". Beliau dibantu sama istrinya kalau dalam satu bulan bisa mencapai 70an rumah. Saya langsung "waow". Mungkin berdekatan tempat tinggalnya. Beliau menjelaskan katanya ada yang berdekatan dan banyak yang berjauhan. Ternyata Ustadz-ustadz Indonesia yang menjadi TKI jauh sebelum ada wabah virus corona sudah melakukan "home visit" (mengajar dengan mengunjungi muridnya). Satu minggu hanya dua kali pertemuan. Dalam satu pertemuan durasi waktu 120 menit. Wah, ini mirip kondisi GURU di Indonesia sekarang ini. Saya melakukan ini belum maksimal. Masih apatis, semangat berkurang. Yang lucu lagi, yang dikunjungi siswa A malah siswa A, B, C,D nonton hehe..semoga saya selalu termotivasi dengan perjuangan pak ustadz x.
#prestasi penting, jujur yang utama
Komentar
Posting Komentar