Id-20 Vs Covid-19

           Dok. Shalat Id di Masjid Jami' Al Badriyah

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Masjid Jami' Al Badriyah Dusun Kuthowangi Desa Windurojo hari ahad lalu, alhamdulillah berlangsung dengan khidmat. Meskipun bukan termasuk di wilayah zona merah, namun pelaksanaan sholat id mengacu pada protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah. Seperti berwudhu dari rumah, membawa tikar dan sajadah sendiri, memakai masker, shaf jaga jarak, tidak bersalaman, dan tidak membawa anak kecil. Hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya mencegah penyebaran Covid-19. Tindakan preventif tersebut mengingat sebagian warga baru pulang mudik dari Jakarta yang kategori wilayah zona merah. Namun bukan berarti mengklaim warga yang pulang dari Jakarta sebagai pembawa virus, itu bukan demikian. Ini hanya bentuk kehati-hatian jamaah atau ikhtiyar bersama supaya semuanya sehat. 

Pada H-2 Pengurus masjid mengundang Perangkat desa setempat, karangtaruna, banser, muslimat, perwakilan pengurus mushola se-Dusun Kuthowangi mengadakan musyawarah bersama guna membentuk panitia pelaksanaan Sholat Id. Kurang lebih satu jam berlangsung diskusi membahasa persiapan pelaksanaan shalat idul fitri di tengah pandemi virus corona. Semua peserta yang diundang hadir, kecuali perwakilan muslimat karena kendala waktu malam hari dan harus menunggui anak-anaknya di rumah. Hasil kesepakatan bersama, antara lain: syarat jamaah adalah warga setempat yang sehat bukan orang yang sedang sakit panas ataupun batuk, usia baligh bukan anak-anak, pemudik yang sudah 14 hari melakukan isolasi mandiri, tidak memakai pengeras atas, wudhu dari rumah, membawa sajadah dari rumah, memakai masker, cuci tangan memakai sabun sebelum dan sesudah shalat id, shaf jaga jarak, dan tidak bersalaman. Guna menunjang suksesnya protokol kesehatan Banser telah menyumbang 75 masker, pemuda karangtaruna 300 masker, dan para penjahit juga telah menyiapkan masker tidak kurang dari 50an.

Setelah disepakati bersama, lalu pada malam H-1 oleh Bapak Satir selaku seksi PHBI membagi tugas untuk di tempatkan di pos masing-masing. Ada yang bertugas menyambut kedatangan jamaah di setiap arah masuk masjid sambil membagi masker, mengarahkan cuci tangan dan mengedarkan kotak infaq. Ada yang bertugas mengatur shaf-shaf sholat supaya berjarak. Dan ada pula yang bertugas membagikan kantong plastik untuk menyimpan sandal jamaah. Pada pagi Sabtu diadakan kerjabhakti kebersihan masjid dan lingkungan sekitar serta persiapan lainnya.

Pada malam takbiran, pengurus masjid masih melayani penerimaan dan penyaluran zakat fitrah karena masih ada yang belum zakat fitrah di musholla al ikhlas. Karena zakat fitrah pada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya guna menghindari kerumunan masa. Penerimaan zakat pada tahun ini dilaksanakan di mushola al ikhlas tidak di masjid. Pezakat dijadwal secara bergilir dari 5 RT dengan berdurasi setiap RT 3-4 hari. Selama kurang lebih 20 hari mendapatkan beras 2 ton lebih dengan 600 lebih dari orang yang berzakat. Zakat tersebut telah disalurkan kepada kurang lebih 60 fakir dan miskin. Adapun zakat susulan pada malam id langsung disalurkan fakir dan miskin yang ada di sekitar masjid.

Kini tibalah saatnya hari yang ditunggu-tunggu banyak orang. Hari yang penuh kebahagiaan, hari yang penuh kasih sayang sesama orang lain, hari yang saling maaf dan memaafkan, hari yang saling doa dan mendoakan. Gema takbir berkumandang tanpa berhenti sejak maghrib hingga menjelang shalat id "Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar, Lailaha illallahu Allahu Akbar, Allahu Akbar walillahilhamd". Hari itu sejak pukul 05.30 panitia telah berdatangan langsung memposisikan diri sesuai tugas masing-masing. Para jamaah juga banyak yang telah datang lebih awal. Karena pelaksanaan sesuai rapat diagendakan mulai pukul 06.00 hingga pukul 07.00 sudah selesai. 

Jam telah menunjukkan pukul 06.00, ta'mir masjid mulai mengumumkan beberapa informasi. Di ataranya mengumumkan pembangunan TPQ, mengumumkan perolehan dan penyaluran zakat fitrah, dan mengingatkan ketertiban jamaah. Kurang lebih 15 menit lagi pelaksanaan shalat id akan dilaksanakan. Sembari menunggu jamaah yang kemungkinan masih dalam perjalanan waktu 15 menit digunakan oleh imam untuk mengaji tata cara sholat id. Setelah pukul 06.30 dimulailah shalat id dan dilanjutkan dua khotbah. Tepat pukul 07.00 rangkaian sholat idulfitri beserta iqror halal bi halal telah selesai dengan ditutup doa "Ya Allah minal aidin 3x wal faizin ajmain" tanpa bersalam-salaman (mushafahah).

Alhamdulillah, pelaksanaan shalat id berlangsung khidmat dan lancar tanpa aral melintang. Terimakasih kami sampaikan kepada:
1. Kepala Dusun Kuthowangi dan perangkat
2. Pengurus Masjid Jami' Al-Badriyah
3. Panitia Zakat
4. Pengurus Musholla
5. Pengurus Muslimat 
6. GP. Anshor & Banser
7. Pemuda Karang Taruna
8. Jamaah Masjid
9. Jamaah Musholla
10. Warga masyarakat Kuthowangi

#Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H
#Minal Aidin Walfaizin Walmaqbulin
#Mohon Maaf Lahir & Batin
#Taqobbalallah mina wa minkum, Siyamana Wasiyamakum
#Kullu Am wantum bikhoirin



Komentar

  1. alhamdulillah perantara adanya kang sudik desa windurojo jd maju agamanya 🙏🙏

    BalasHapus
  2. alhamdulillah perantara adanya kang sudik desa windurojo jd maju agamanya 🙏🙏

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kultum Hari ke-3 Ramadhan 1447 H: Kajian Hadits ke-223 Bulughul Marom

Perbedaan Huruf Athaf Fa dan Tsumma

Kultum Hari ke-2 Ramadhan 1447 H: Kajian Hadits ke-222 Bulughul Marom