Hadits ke-223 Dari Anas Ibnu Malik R.a bahwa Rasulullah Saw. Bersabda:"Makan sahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam makan sahur terdapat keberkahan." Muttafaq Alaih. Makna Hadits : Mengikuti sunah Nabi Saw. dan amalan sahabat merupakan perbuatan yang dianjurkan. Makan sahur bagi orang yang puasa pada hakikatnya mengikuti sunah Nabi Saw. Dengan bersahur, seseorang mampu mengerjakan ibadah dengan semangat, menghindarkan diri dari akhlaq yang tercela akibat lapar, mau bersedekah kepada orang yang meminta dan memeroleh doa malaikat. Para malaikat mendoakan orang yang bersahur, karena itu dilakukan dalam waktu ibadah, dzikir dan waktu yang diyakini orang yang berdoa pada saat itu dikabulkan doanya. Selain itu, ini menjadi pembeda dengan puasanya ahli kitab sebagaimana yang dijelaskan hadits Muslim secara marfu:"Perbedaan antara puasa kita dengan puasa ahli kitab ialah makan sahur." Sumber: 1. Bulughul Marom 2. Ibanatul Ahkam
Pada bait Nadham Alfiyah Ibnu Malik nomor 545 dijelaskan bahwa: #Huruf athaf "FA" adalah untuk menunjukkan makna berurutan secara langsung. #dan huruf athaf "TSUMMA" adalah untuk menunjukkan makna berurutan secara terpisah (tidak langsung). Contohnya di bawah ini: Pada contoh tersebut dapat dibedakan antara penggunaan huruf athaf FA dan TSUMMA sebagai berikut: Penggunaan "FA" : Contoh Pertama, #Telah datang Zaid, lalu Umar Kedatangan Zaid (ma'thuf "alaih) itu lebih dulu lalu datanglah Umar (ma'thuf) di belakang Zaid tdk terjeda lama. Contoh Kedua, ayat tersebut maknanya kurang lebih: "Allah menciptakan makhluk-Nya lalu menyempurnakan". Artinya antara penciptaan dgn penyempurnaah berurutan secara langsung. Penggunaan "TSUMMA": Contoh Pertama, #Telah datang Zaid, kemudian Umar Kedatangan Zaid lebih dulu dibanding dgn Umar dengan jeda waktu yg lama tdk secara langsung. Contoh Kedua, "Allah menci...
Hadits ke-222 Dari Sahal Ibnu Sa'ad R.a bahwa Rasulullah Saw. bersabda:"Orang-orang akan selalu dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka." Muttafaq Alaih. Menurut riwayat Tirmidzi dari hadits Abu Hurairah R.a bahwa Nabi Saw. bersabda:"Allah Azza wa jalla berfirman: Hamba-hamba-Ku yang paling Aku cintai adalah mereka yang paling menyegerakan berbuka." Makna Hadits: Berpegang kepada Sunnah Nabi Saw. merupakan bukti kesempurnaan iman dan tanda seseorang itu mendapat kebaikan. Umat manusia senantiasa berada dalam kebaikan selagi mereka berpegang teguh kepada etika yang telah diajarkan oleh Nabi Saw. Jika mereka mengabaikan Sunnah, itu menunjukkan betapa buruk keadaan mereka dan inilah yang akan mendatangkan nasib sial bagi mereka. Mereka senantiasa berada dalam keburukan ekoran perbuatan mereka yang mengabaikan Sunnah Nabi Saw. Di antara Sunnah Nabi Saw. adalah menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur sebagaimana dinyatakan dalam riwayat lain, karena ini...
Komentar
Posting Komentar