H-1 : Persiapan Pesta Siaga 2020
Satyaku kudharmakan
Dharmaku kubhaktikan
Alhamdulillah, acara hampir puncak. Hari ini Jumat, 28 Februari 2020 merupakan H-1 kegiatan pesta siaga 2020. Agenda hari ini semua panitia turun ke lokasi. Lokasi yang telah ditetapkan di SDN 01 Sidosari. SD tersebut merupakan gabungan dari dua Sekolah (marger) sehingga dipastikan bisa menampung peserta pesta siaga dari gudep se-kecamatan kesesi. Gudep yang berpartisipasi mengikuti pesta siaga 2020 ini berjumlah 44 gugus. Setiap gugus mengirim perwakilan peserta siaga putra dan putri yang masing-masing 10 peserta.
Walaupun sejak pukul 11 sudah turun hujan yang tak henti-henti, namun tidak menurunkan semangat bagi kakak-kakak panitia untuk turun ke lapangan. Tim seksi kegiatan telah bersepakat pukul 13.00 sudah berada di lokasi. Mereka berbagi tugas. Ada yang menyelesaikan alat dan bahan di photo copy. Ada yang masih berbelanja peralatan.
Kak Sus, kak etina, kak Yanti sibuk mengerjakan administrasi penilaian, menempelkan papan nama taman kegiatan serta mengecek lokasi. Kak Yanu sibuk membuat tempat tali-temali, membuat arena pembatas egrang pada taman ketangkasan. Kak Sudik datang terlambat karena harus belanja peralatan yang kurang seperti tali rafia, paku payung, plastik serta mengambil spanduk denah di percetakan karanganyar karena lupa belum dicetak bersamaan papan nama taman.
Setelah kira-kira pukul 15.00 hujan reda. Di lapangan terlihat ada kak kusti dkk sedang melatih anak-anak upacara pembukaan di lapangan volly. Kak yanu sedang membuat arena lintasan egrang yang dibantu kak shobirin guru SD setempat. Kak Sudik dan kak susilo juga turun tangan membantu kak yanu. Hingga kurang lebih dua jam arena lintasan egrang putra dan putri sudah selesai.
Ketua panitia kak hevy juga sibuk melatih anak-anak untuk pensi penyambutan pembukaan besok. Semangat kak hevy luar biasa.
Kesekretariatan kak gigih juga menempelkan papan nama gugus untuk transit sebelum dan sesudah kegiatan. Ruang yang tersedia hanya ada 11 ruang sehingga tiap ruang kelas diisi 4 gugus.
Terlihat seksi dekdok juga sedang sibuk memasang spanduk baliho dan besar di depan jalan raya. Juga dihadiri ka kwarran kak kurdisun. Bendera sudah berjajar ke kanan dan ke kiri. Di depan jalan raya juga sudah banyak para pedagang berdatangan.
Lokasi taman seni budaya hampir saja ada kendala. Ruangan tidak diijinkan untuk kegiatan karena khawatir penuh sampah dan buku-buku berantakan, katanya. Padahal ruangan di SD tersebut sudah tidak ada lagi yang kosong. Namun, berkat usaha kak sus tidak sia-sia dalam melakukan negosiasi dengan kepala TK berhasil.
Bersambung..
Komentar
Posting Komentar